Polisi Periksa Kendaraan Masuk ke Mentawai

Foto : Wakapolres bersama Kabag Ops serta Kepala Satuan Polres Mentawai. Jumat, (6/9)

Figurnews.com- Polisi Resort (Polres) kepulauan Mentawai periksa Kendaraan masuk ke kabupaten kepulauan Mentawai melalui Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Tuapejat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. 

Pemeriksaan tersebut dalam rangka Operasi Jaran dan Operasi Patuh Singgalang 2019. 

Menurut Wakalpolres Mentawai, Kompol. Maman Rosadi bahwa Operasi Jaran Singgalang merupakan Operasi untuk mencegah masuknya Kendaraan hasil Curanmor dari Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat. 

"Operasi Jaran Singgalang 2019 ini adalah sebagai antisipasi kita untuk menghindari masuknya kendaraan hasil kejahatan Curanmor ke Mentawai," ungkapnya kepada Wartawan di Pelabuhan Tuapejat. Jumat, (6/9).

Operasi tersebut dilaksanakan selama satu minggu disetiap kapal yang memasuki kabupaten kepulauan Mentawai. 

Tercatat saat ini, ada sebanyak 80 Kendaraan yang dikenai Surat Tilang dalam Operasi Patuh dan Operasi Jaran Singgalang 2019 ini. 

Ia berharap kepada Masyarakat agar tetap mematuhi lalu lintas sesui Peraturan Undang-undang Dasar Republik Indonesia nomor 22 tahun 2019 tentang lalu lintas dan angkutan umum. 

"Bagi kendaraan yang sifatnya fatal pada Operasi ini, terpaksa di tertibkan dan ditindak lanjuti di Markas Polres Mentawai oleh Satuan Lantas dan Satuan Reskrim," terang Kompol Maman Rosadi. 

Dijelaskannya, Dalam Operasi Jaran Singgalang 2019 melalui Satuan Reskrim bersama Satuan Gabungan Polres Mentawai, dibagi dalam fungsi Pembinaan dan Penegak Hukum. 

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Iptu Dedi Arman melalui KBO Satuan Lantas Ipda Januar mengatakan, saat ini ada sebanyak 80 kendaraan yang dikenai tilang oleh Satuan Lalu lintas dalam Operasi Patuh Singgalang 2019. 

"Sedangkan ada sebanyak 40 kendaraan yang ditahan karena tidak memiliki surat-surat. Diantaranya, 6 Kendaraan memakai Knalpot Racing," ungkap Ipda Januar. 

Ia menegaskan kepada pemilik kendaraan apabila tidak mengganti Knalpot, terpaksa kendaraan tetap di tahan.

Wartawan : Erik Virmando  

Lebih baru Lebih lama