DESA CINTA DAMAI MUBA (SUMSEL) FN – Sedikitnya ada 39 siswa/siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Cinta Damai , Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin di duga keracunan setelah menghirup bau tak sedap yang menyengat saat melakukan upacara rutin ,Senin (4/11/2019).
Berdasarkan infomasi yang di dapat Figurnews.com, peristiwa bermula saat siswa/siswi sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Cinta Damai melakukan upacara rutin setiap hari senin disekolah,tiba - tiba sekitar pukul 07.30 hingga pukul 08.00 WIB mendadak bau menyengat yang tak sedap itu muncul dan pada saat itu pula siswa/i mengalami pusing dan mual setelah menghirup bau menyengat yang tak sedap itu saat masih melakukan upacara rutin.
Kepala Sekolah SDN Desa Cinta Damai H.Warsito saat di wawancarai oleh awak media mengatakan, pihaknya juga sangat terkejut melihat peristiwa siswa/i nya telah mengalami mual dan pesaing-pesaing saat melakukan upacara bendera setiap hari Senin secara rutin.
"Alhamdulillah, untungnya para siswa/siswi cepat mendapatkan penanganan medis dari Bidan yang bertugas di Puskesmas Desa cinta Damai tersebut, sehingga siswa/i akhirnya dapat pertolongan dengan cepat .sehingga siswa/i bisa di pulangkan dan tidak sampai di rawat inap," kata H.Warsito.
H. Warsito juga menambahkan , Rupanya peristiwa bau tak sedap tersebut bukan hanya di sekolah kami saja ,namun peristiwa yang sama juga terjadi di sekolah SDN 2 Desa Berlin makmur juga mengalami hal yang sama," pungkasnya.
Di tempat terpisah Bidan Puskesmas Desa Cinta Damai, Fenti Suprihartini ,AM .,Keb.,SH.,MH,mengatakan, pihaknya mendapat laporan dugaan keracunan yang menimpa puluhan Siswa/siswi SDN Desa Cinta Damai tersebut sekitar pukul 08.00 WIB .
Untuk memastikan kondisi mereka, dia langsung bergegas ke sekolah tersebut.
“Kami langsung ke sekolah tersebut untuk memeriksa kondisi siswa/siswi. Hasilnya, mereka memang mengalami gejala keracunan sementara ini sebatas pusing dan mual saja,” kata Fenti,senin, (4/11).
Dia mengatakan, setelah diperiksa di berikan obat seluruh siswa /siswi diperbolehkan kembali pulang. Tidak ada satu pun yang diharuskan menjalani rawat inap.
"Sementara itu, untuk memastikan penyebab terjadinya siswa/i di duga keracunan, Bidan Fenti bersama -sama dengan Kepala Sekolah,BLH Kecamatan sungai lilindn Kepala desa Cinta Damai bergegas menuju Tambang Batu Bara yang tak jauh dari sekolah tersebut sekitar 1 (satu) kilometer.namun sesampainya di tambang tidak di temukan indikasi bau busuk limbah beracun yang bersumber dari tambang.
Untuk itu sejauh ini penyebab sumber bau tak sedap beracun tersebut secara pasti belum di ketahui indikasi yang membuat anak-anak merasakan pusing dan mual,” tutupnya.(Sudarmanto/Doyok)
Berdasarkan infomasi yang di dapat Figurnews.com, peristiwa bermula saat siswa/siswi sekolah Dasar Negeri (SDN) Desa Cinta Damai melakukan upacara rutin setiap hari senin disekolah,tiba - tiba sekitar pukul 07.30 hingga pukul 08.00 WIB mendadak bau menyengat yang tak sedap itu muncul dan pada saat itu pula siswa/i mengalami pusing dan mual setelah menghirup bau menyengat yang tak sedap itu saat masih melakukan upacara rutin.
Kepala Sekolah SDN Desa Cinta Damai H.Warsito saat di wawancarai oleh awak media mengatakan, pihaknya juga sangat terkejut melihat peristiwa siswa/i nya telah mengalami mual dan pesaing-pesaing saat melakukan upacara bendera setiap hari Senin secara rutin.
"Alhamdulillah, untungnya para siswa/siswi cepat mendapatkan penanganan medis dari Bidan yang bertugas di Puskesmas Desa cinta Damai tersebut, sehingga siswa/i akhirnya dapat pertolongan dengan cepat .sehingga siswa/i bisa di pulangkan dan tidak sampai di rawat inap," kata H.Warsito.
H. Warsito juga menambahkan , Rupanya peristiwa bau tak sedap tersebut bukan hanya di sekolah kami saja ,namun peristiwa yang sama juga terjadi di sekolah SDN 2 Desa Berlin makmur juga mengalami hal yang sama," pungkasnya.
Di tempat terpisah Bidan Puskesmas Desa Cinta Damai, Fenti Suprihartini ,AM .,Keb.,SH.,MH,mengatakan, pihaknya mendapat laporan dugaan keracunan yang menimpa puluhan Siswa/siswi SDN Desa Cinta Damai tersebut sekitar pukul 08.00 WIB .
Untuk memastikan kondisi mereka, dia langsung bergegas ke sekolah tersebut.
“Kami langsung ke sekolah tersebut untuk memeriksa kondisi siswa/siswi. Hasilnya, mereka memang mengalami gejala keracunan sementara ini sebatas pusing dan mual saja,” kata Fenti,senin, (4/11).
Dia mengatakan, setelah diperiksa di berikan obat seluruh siswa /siswi diperbolehkan kembali pulang. Tidak ada satu pun yang diharuskan menjalani rawat inap.
"Sementara itu, untuk memastikan penyebab terjadinya siswa/i di duga keracunan, Bidan Fenti bersama -sama dengan Kepala Sekolah,BLH Kecamatan sungai lilindn Kepala desa Cinta Damai bergegas menuju Tambang Batu Bara yang tak jauh dari sekolah tersebut sekitar 1 (satu) kilometer.namun sesampainya di tambang tidak di temukan indikasi bau busuk limbah beracun yang bersumber dari tambang.
Untuk itu sejauh ini penyebab sumber bau tak sedap beracun tersebut secara pasti belum di ketahui indikasi yang membuat anak-anak merasakan pusing dan mual,” tutupnya.(Sudarmanto/Doyok)
Tags:
Pendidikan



