SUNGAI LILIN, MUBA(Sumsel),FN - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Kelurahan Sungai Lilin Senin (9/9/2019) di depan kantor Camat Sungai Lilin menggelar aksi unjuk rasa mempertanyakan terkait dengan adanya kompensasi dan aktivitas pelabuhan bongkar muat Batu Bara yang klaim mengganggu aktivitas para nelayan yang ada di sungai Dawas, Dusun Teluk Kemang, Keluarahan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Dari pantauan awak media di lokasi," Dalam aksinya Ratusan Masa yang tergabung kelompok masyarakat nelayan Keluarahan Sungai Lilin terus menunggu dan menurut jawaban dari pihak perusahaan yang sudah pernah di lakukan mediasi oleh pihak perusahaan PT batu bara sebagai berikut PT. BSS, PT.BMP dan PT .TDM berapa kali di kantor Camat Sungai Lilin yang Lalu.
Dalam aksi tersebut Perwakilan dari kelompok masyarakat nelayan Keluarahan Sungai Lilin di berikan ruang untuk melakukan mediasi terhadap camat Sungai Lilin dan setelah mendapatkan solusi agar tetap bersabar serta sambil menunggu Jawaban dari pihak perusahaan tersebut perwakilan kelompok nelayan sepakat.
Tak berselang lama mediasi bersama perwakilan kelompok Nelayan dengan camat Sungai Lilin Emilya Afrianita S.STP.M.Si selanjutnya Camat menemui dan menyambut Ratusan masa yang tergabung masyarakat Nelayan Kelurahan Sungai Lilin halaman kantor Camat Sungai Lilin.
Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita S.STP.,M.Si yang di dampingi Sekcam Effendi Darojat S.H.,M.Si beserta staf Kecamatan di tengah kerumunan ratusan masa masyarakat nelayan kelurahan Sungai Lilin menyampaikan ," Kami selaku pemerintah Kecamatan mengucapkan selamat datang dan mari kita rembuk bersama - sama kalau ada persoalan yang ada di wilayah kecamatan Sungai Lilin.
Menurutnya tidak ada persoalan yang tidak dapat terselesaikan yang penting kita harus sabar dan jangan sampai bertidak anarkis yang akan menimbulkan kerusuhan. Ungkapnya.
Selain itu juga Camat Sungai Lilin mengatakan ," kami akan tetap berkoordinasi dengan pihak perusahaan terlebih dulu sehingga persoalan para bapak-- bapak nelayan cepat terselesaikan dengan cara yang baik ,"pungkasnya.
Sementara itu ketua kelompok Nelayan Kelurahan Sungai Lilin Mislan mengatakan dalam kesempatan itu,"Kami sebagai ketua kelompok Nelayan Kelurahan Sungai Lilin mengucapkan banyak terimakasih atas penyabutannya dan memberikan fasilitas untuk menyampaikan aspirasi masyarakat nelayan.
Tak hanya itu, Mislan juga menyampaikan" kelompok masyarakat nelayan Keluarahan Sungai Lilin yang berunjuk Rasa tersebut menuntut adanya kompensasi dari perusahaan pertambangan batu bara terkait kerugian akibat aktivitas bongkar muat batu bara oleh kapal-kapal tongkang berukuran besar di Muara Sungai Dawas, sehingga Bongkar muat itu diklaim mengganggu aktivitas mata pencaharian para nelayan.
Kami juga berharap kepada pemerintah Kecamatan Sungai Lilin agar dapat segera memberikan solusi terbaik untuk dapat menyelesaikan konflik berkepanjangan yang terjadi antara perusahaan pertambangan batubara dan masyarakat nelayan tersebut," ujarnya
Selanjutnya masa tersebut tak berlangsung lama melakukan aksinya setelah menerima apa yang menjadi putusan mediasi yang di lakukan oleh perwakilan kelompok masyarakat nelayan bersama Camat di ruang rapat camat sungai lilin , walaupun tidak adanya kehadiran dari pihak perusahaan yang terkait mediasi berjalan lancar,aman dan kondusif.
Masa yang tergabung dalam kelompok masyarakat Nelayan Kelurahan Sungai Lilin setelah mendapatkan pengarahan dan himbauan dari camat Sungai Lilin di halaman depan kantor Camat Sungai Lilin, masa terus bergerak membubarkan diri dengan telatur dan sambil berjabatan tangan dengan Camat Sungai Lilin .(Sudarmanto/Doyok)
Tags:
Sungai Lilin
