Padang(Sumbar),FN - Setelah berjalan selama tiga hari dari tanggal 6 – 9 September
2019 kegiatan Florikultura yang dibuka oleh Wako Padang, H. Mahyeldi
Ansharullah bersama Deputi Musdalifah Mahmud.Acara Giat Florikultura Indonesia 2019, akhirnya berakhir
dan secara resmi ditutup oleh wakil walikota Padang, Minggu malam (9/9/2019)
Acara penutupan berlangsung meriah. Berbagai pertunjukan
hiburan, lagu, tari tarian tradisional ikut menyemarakkan acara penutupan
tersebut. Dalam acara tersebut, terlihat para tamu undangan dan masyarakat
sangat puas dengan kegiatan tersebut dan mereka sangat apresiasi pada Pemko
Padang khususnya Dinas Pertanian Kota Padang.
Dalam kegiatan tersebut para pengikut pameran acara tersebut
juga sangat antusias serta bersemangat dalam upaya mengembangkan usahanya
dibidang Florikultura. Mereka juga mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini
berlangsung juga memfasilitasnya.
Pada kesempatan itu, Assisten Deputi Kemenko RI Wily
Stardanni tidak mau ketinggalan, ikut menyumbangkan suara emasnya, membawakan
tembang kenangan berjudul “jangan ada dusta diantara kita”
Wakil walikota Padang Hendri Septa, didampingi Sekdako
Padang Amasrul, kadis Pertanian, Syaiful Bahri, kadis PTSP Rudi Rinaldi, kadis
DKP Guswardi, serta pejabat eselon III di lingkungan pemko Padang, tokoh
masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Wawako Padang, Hendri Septa menyampaikan, “Dengan selesainya
giat Florikultura indonesia 2019, pemko Padang memperlihatkan kemampuan
prestasi di tingkat Sumbar, akan tetapi hingga tingkat nasional”.
Disampaikan Wawako, Giat Florikultura ini sanggat berdampak
terhadap ekonomi masyarakat, karena selama 3 hari pelaksanaan Giat Florikultura
terjadi transaksi hingga Rp2,5 milyar.
Ditambahkan, Kadis pertanian kota Padang, Syaiful Bahri
menyampaikan Ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemprov Sumbar serta
pemerintah kab/kota atas dukungan dan berpartisipasinya pada acara Florikultura
indonesia 2019.
“Dengan selesainya
Giat Florikultura indonesia 2019 ini, maka Pemko Padang menyatakan kesiapan menghadapi acara Pekan Nasional
(Penas) Tani 2020 mendatang,” ucap Syaiful yang akrab di sapa Pak Pung ini
optimis.(*D)
Tags:
Padang