Kap. Padang Pariaman(Sumbar) FN-Babinsa Koramil 06/Kp Dalam Kodim 0308/Pariaman Sersan Kepala Jhon Ferry bersama Kepala Sekolah Raudhatul Atfal Bundo Kanduang ( setngkat Taman kanak-kanak /TK),para Guru dan orang tua Wali murid mendampingi Lomba Menarik garis dgn menggunakan pensil warna antar sekolah RA se Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (07/11/2019).
Lomba menarik garis pada pola gambar dilaksanakan di Sport Hall St Rajo BujangKaran Kota Pariaman yg diikuti sebanyak 25 sekolah Raudhatul Atfal dan diikuti lebih kurang 500 org anak-anak se Kabupaten Padang Pariaman.
Lomba menarik garis ini dibuka oleh Ibuk Rohayati S.PdI Ketua IGRA Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam pembukaan perlombaan ini beliau menjelaskan,"Kegiatan ini dapat menjadi ajang kreatifitas bagi anak-anak usia dini dikabupaten padang pariaman.Lomba menarik garis dgn menggunakan pensil warna ini menjadi salah satu cara bagi anak didalam menumbuhkembangkan potensi kreatifitas dalam dirinya sejak dini,melatih kemampuan koordinasi yg baik antara mata dan tangan,meningkatkan konsentrasi utk tetap fokus pada pekerjaan dan juga sebagai media ekspresi".
"Mengenai penarikan garis dan perbedaaan warna bisa menjadi suatu proses utk menjadikan anak mandiri serta membangun keberanian sejak dini,tujuan yg hendak dicapai dalam lomba menarik garis pada pola gambar ini yakni mengembangkan kreatifitas,imajinasi anak serta penyaluran bakat,melatih keselarasan motorik,penguatan percaya diri serta pengembangan komunikasi aktif",jelasnya.
Peraturan lomba menarik garis ini para peserta membawa meja kecil dari rumah dan pensil atau crayon disiapkan oleh sekolah RA masing-masing.Lomba dimulai pd pukul 09.00 wib,waktu yg diberikan utk lomba 120 menit atau 1,5 jam.
Bagi peserta yg datang terlambat mengikuti lomba tidak ada penambahan waktu,peserta lomba mengerjakan secara mandiri tanpa bantuan orang lain,penilaian dilakukan juri independen yakni unsur seniman dan praktisi pendidikan,seluruh peserta wajib datang 15 menit sebelum lomba dimulai.
Anak-anak Raudhatul Atfal (RA) wajah imut dan belia ini mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat mengikuti perlombaan dan saling berkompetisi memperlihatkan bakat dan kemampuannya masing-masing.
Disela-sela jalannya pertandingan atau perlombaan sedang berlangsung Babinsa Koramil 06/Kp Dalam Sersan Kepala Jhon Ferry memberikan pendapat dan pandanganya kpd guru dan orangtua wali murid,"Lomba menarik garis ini pada pola gambar yg sudah ada adalah suatu bentuk kegiatan kreatifitas dimana anak diajak utk memberikan satu atau beberapa tarikan garis pd suatu bentuk pola gambar dgn menggunakan pensil warna yg mampu menciptakan suatu hasil karya seni".
Ia juga mengatakan,"Disamping hal itu ada beberapa manfaat seperti melatih daya imajinasi dan kreatifitas,melatih konsenterasi dan kesabaran anak,melatih anak membuat target serta melatih keterampilan sbg sarana utk mempersiapkan kemampuan menulis anak.
Bukan itu saja lomba ini menumbuhkan jiwa kompetitif dan menjadi sarana menuangkan ekspresi maupun imajinasi pd anak.Kreatifitas dan jiwa seni pd anak-anak membutuhkan sarana yg tepat,salah satunya yakni dgn memberikan kesempatan kpd mereka mengikuti lomba menarik garis pada pola gambar yg InsyaALLAH bisa menjadi media pendidikan mental dan psikologi anak utk siap mengakui kekurangan dan menerima kelebihan peserta lain",paparnya.
Dikesempatan yg berbeda Kepala Sekolah Raudhatul Atfal ibuk Meri Zalis S.PdI mengatakan,"Melalui lomba menarik garis ini para peserta dapat mengembangkan ide-ide yg mereka punya khususnya dalam komposisi garis yg telah disiapkan".
"Disamping menumbuhkan kreatifitas diri anak-anak kita juga dapat mengembangkan ide-ide mereka dan melatih daya imajinasi krn keberhasilan pada waktu mereka dewasa nantinya ditentukan oleh beberapa faktor yaitu kecerdasan inteligensia,kecerdasan emosi,kecerdasan spiritual dan kecerdasan didalam menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah dlm menjalani kehidupan ini agar mereka menjadi manusia yg kuat dan tangguh utk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat yg kesemuanya itu harus dididik dimulai dari sejak usia dini",pungkasnya.
Salah Satu orang tua Wali murid Ibuk Epi Liarni yg ikut mendampingi putranya yg bernama Muhammad Adrio Hafiz Rasi juga menimpali,"Menarik garis pada pola gambar ini adalah kegiatan yg menyenangkan bagi anak-anak,lewat menggambar dan mewarnai anak-anak bisa menuangkan beragam imajinasi yg ada dikepala mereka,karya yg mereka hasilkan juga dapat menunjukkan tingkat kreatifitas dan suasana pikiran dan hati anak-anak.
Kepada orang tua dirumah jangan terlalu banyak memberi aturan kpd anak,baik dalam memilih warna maupun memberi batasan garis,biarlah anak-anak bereksplorasi dgn gambar dan warna dihadapannya.Lomba tsb dapat memberikan ruang bagi anak utk berkreasi dan berkarya dan anak-anak seharusnya tidak dikekang tetapi harus dituntun utk menciptakan karya yg positif dlm pengembangan dirinya agar menjadi manusia yg berhasil".
Ibuk Vevi SE salah satu guru RA mengucapkan terima kasih kpd seluruh orang tua wali murid Raudhatul Atfal Bundo kanduang yg telah memberikan dukungan,partisipasi dan masukan positif dlm mendampingi perlombaan ini dan telah meluangkan waktunya utk datang serta memberikan motivasi kpd anak-anak didik yg mewakili sekolah yg telah menunjukkan keberanian dan kemampuannya.
Event perlombaan menarik garis ini berjalan dgn lancar dan sukses hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta lomba diharapkan kedepannya kegiatan ini berjalan setiap tahun utk mencari bibit seni yg berkualitas sbg salah satu upaya mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yg unggul,profesional dan berkualitas demi kejayaan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Fella)
Tags:
koramil 06/Kampung Dalam
