Simpang Empat(Sumbar),FN - Mengenai tingginya harga bawang putih di pasaran saat ini, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bersama Pemerintah provinsi Sumatera Barat Gelar Pasar Murah (GPM) bawang putih di 14 Kabupaten/Kota Sumatera Barat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Yas'ari menyampaikan bahwa hari ini, Senin 17 Februari merupakan jadwal digelarnya Pasar Murah bawang putih di kabupaten Pasaman Barat.
“Hari ini kita di adakan Pasar Murah bawang putih di Pasbar, karena sesuai program dari Provinsi Sumbar bahwa hari ini adalah jadwal yang ditentukan untuk kabupaten Pasbar, dan kegiatan hanya berlangsubg 1 hari ini saja " Ungkap Yas'ari saat menghadiri (GPM) bawang putih di halaman PMI Pasbar.
Yas'ari menyebutkan bahwa pasar murah bawang putih ini adalah diperuntukkan untuk umum. Dan Jumlah total bawang putih yang dipasarkan di Pasaman Barat adalah sebannyak 1 Ton di dua lokasi yaitu di Ujung Gading dan di depan kantor PMI Pasbar Pasaman Baru.
“Harga Bawang putih dipasaran saat ini telah mencapai Rp.52.000,-Rp.55.000,- baik itu di Kabupaten/kota lainnya, dan memalui Pasar Bawang Putih Murah ini kita hanya menjual seharga Rp.32.000 per kilonya," Sebut Yas'ari.
Antusias masyarakat sangat tinggi dengan hadirnya pasar murah tersebut. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang antri untuk membeli bawang putih. “Alhamdulillah pasar murah ini mendapat respon baik dari masyarakat dan staf Pemda," tutupnya.
Penurunan harga bawang putih setelah sempat merangkak naik akibat pembatasan impor mendapatkan respons positif dari konsumen.
"Sangat membantu dengan turunnya harga bawang putih, sebab uang belanja dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan lainnya," ujar Bukde seorang konsumen.
Menurut Bukde, dirinya berharap penurunan harga bawang putih dapat terus terjadi hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
"Harga komoditas salah satunya bawang putih harus terus di jaga agar stabil hingga Hari Raya Idul Fitri, agar masyarakat tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, " katanya.(Dif)
“Hari ini kita di adakan Pasar Murah bawang putih di Pasbar, karena sesuai program dari Provinsi Sumbar bahwa hari ini adalah jadwal yang ditentukan untuk kabupaten Pasbar, dan kegiatan hanya berlangsubg 1 hari ini saja " Ungkap Yas'ari saat menghadiri (GPM) bawang putih di halaman PMI Pasbar.
Yas'ari menyebutkan bahwa pasar murah bawang putih ini adalah diperuntukkan untuk umum. Dan Jumlah total bawang putih yang dipasarkan di Pasaman Barat adalah sebannyak 1 Ton di dua lokasi yaitu di Ujung Gading dan di depan kantor PMI Pasbar Pasaman Baru.
“Harga Bawang putih dipasaran saat ini telah mencapai Rp.52.000,-Rp.55.000,- baik itu di Kabupaten/kota lainnya, dan memalui Pasar Bawang Putih Murah ini kita hanya menjual seharga Rp.32.000 per kilonya," Sebut Yas'ari.
Antusias masyarakat sangat tinggi dengan hadirnya pasar murah tersebut. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang antri untuk membeli bawang putih. “Alhamdulillah pasar murah ini mendapat respon baik dari masyarakat dan staf Pemda," tutupnya.
Penurunan harga bawang putih setelah sempat merangkak naik akibat pembatasan impor mendapatkan respons positif dari konsumen.
"Sangat membantu dengan turunnya harga bawang putih, sebab uang belanja dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan lainnya," ujar Bukde seorang konsumen.
Menurut Bukde, dirinya berharap penurunan harga bawang putih dapat terus terjadi hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
"Harga komoditas salah satunya bawang putih harus terus di jaga agar stabil hingga Hari Raya Idul Fitri, agar masyarakat tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, " katanya.(Dif)
Tags:
Kab. Pasaman Barat
