Foto: Ketua PAC PP Sipora utara, Heru Subrata dan Anggota saat memberikan bantuan kemanusian kepada Ibu anak penderita radang paru. Senin, (24/02/2020).
MENTAWAI. FIGURNEWS.COM- Kehadiran Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) mulai dirasakan Masyarakat setempat. Salah satunya, Ami Parmayanti Ibu anak penderita radang paru.
Menurut Ami, sejak usia 3 bulan hingga sekarang 18 bulan ini, Faris mengalami penyakit radang paru yang telah menjalani 3 kali perawatan dirumah sakit (RS). Namun hasilnya tetap begitu saja.
Sehingga dikatakannya, Faris mesti dirujuk ke RS di kota Padang, provinsi Sumatra barat pada hari ini, 24 Februari 2020 menggunakan kapal ASDP KMP. Gambolo berangkat pukul 19.00 wib malam.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) PP telah membantu meringankan beban biaya pengobatan anaknya selama di kota Padang mendatang. “Terima kasih kepada ketua PAC PP atau bg heru telah membantu meringankan beban kami selama menjalani pengobatan Faris nanti di kota Padang,” ungkap Ami dirumahnya, dusun Toronia, desa Tuapejat, kecamatan Sipora utara.
Kemudian terimakasih kepada kawan-kawan yang telah bersinergi dalam proses penggalangan dana untuk meringankan beban kami, orang tua Faris, tambahnya.
Menurut Ketua PAC PP Sipora utara, Heru Subrata bahwa sebelumnya dia mendapatkan informasi adanya anak balita mengalami radang paru dari salah satu Wartawan pada hari Kamis, 20 Februari 2020 lalu.
“Setelah mendapatkan informasi, saya berkoordinasi dengan Ketua MPC Mentawai terkait hal itu. Dan kita memulai melakukan penggalangan dana ke Instansi setempat sesui prosedur berlaku. Dan Alhamdulillah dari hari Jumat dan hari senin ini kita telah mengumpulkan uang sejumlah Rp 2,10 juta,” ujarnya.
Kegiatan ini dijelaskan Heru adalah sebagai wujud kepedulian PAC PP Sipora utara disisi kemanusian. Hal ini sesui dengan motto kabupaten kepulauan Mentawai yaitu Musara Kasimaerue. Artinya, meskipun Masyarakat Mentawai berbeda asal dikepulauan Mentawai namun memiliki satu tujuan yang baik.
Maka dari pada itu disebutkanya meskipun kita berbeda Ras, Suku dan Agama tetapi kita tetap satu tujuan untuk membangun bersama Mentawai. Salah satunya disisi Kemanusian. Jadi Mentawai merupakan wilayah damai yang menjadi perhatian bagi daerah luar yang mesti dijaga bersama.
“Marilah kita bersama berpikir melakukan tindakan yang dapat menyentuh Masyarakat. Apalagi rasa kekerabatan di Mentawai tanpa dinding-dinding pembatas sehingga jangan sampai kehadiran orang lain menjadi penghalang kita,” terangnya.
Dikemukan heru bahwa hendaknya Pemerintah daerah seharusnya dapat membuat program atau perencanaan sematang mungkin. Sehingga pembangunan berdampak terhadap Masyarakat.
Ia mewakili MPC PP Mentawai mengucapkan terimakasih kepada Donatur yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana untuk membantu Faris sebagai generasi penerus bangsa kelak.
“Semoga apa yang telah diberikan menjadi amal ibadah bagi bapak/ibuk dikemudian hari kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Karena ini merupakan bagian sumbangan kita yang menyangkut nyawa Manusia dalam memberikan pertolongan,” paparnya.
Saat ini, MPC mengupayakan pembangunan tubuh Pemuda Pancasila melalui PAC hingga Anak Ranting.
Meskipun untuk membangun ini dikatakan Heru terasa sulit, namun pihaknya tetap berupaya sekuat tenaga melalui sinergitas dengan Pemerintah daerah.
“Melalui organisasi ini kita berupaya memberikan dampak baik terhadap Masyarakat di wilayah kepulauan Mentawai dengan cara memberi solusi bagi Masyarakat yang lemah. Bapak Kurnia Sakerebau dimana Ia membuat slogan Musara Kasimaerue sebagai pedoman mewujudkan serta menjadi solusi dari berbagai persoalan yang kita alami,” tutupnya. (ev)
Tags:
Kabupaten Mentawai