Bantuan Sosial Diharap Tepat Sasaran

Foto: Sambutan DPRD Mentawai, Ibrani Sababalat. Rabu, (04/03/2020).

MENTAWAI. FIGURNEWS.COM- Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kepuluan Mentawai, Ibrani Sababalat mengatakan bantuan Sosial diharapkan tepat sasaran terhadap masyarakat miskin di Mentawai. 

“Mekanisme yang kemaren tentu harus dirubah karena kemaren tidak tahu kita kebenarannya. Seperti yang disampaikan camat dan kepala desa bahwa tidak sinergi dia dengan data yang tidak valid sehingga bantuan itu tidak tepat,” ungkapnya kepada Wartawan usai acara Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan masalah sosial permberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mentawai Rabu, (04/03/2020).

Maka melalui Rakor ini dikatakan Ibrani adanya angin sejuk bagi Masyarakat kabupaten kepulauan Mentawai. Ia sangat mendukung munculnya program yang dapat membantu Masyarakat. Tentu program tersebut diharapkan mampu menyentuh Masyarakat yang membutuhkan. 

“Maka kami dengan bapak bupati mengusulkan lebih banyak lagi melalui data-data yang lebih kongrit di seluruh kecamatan yang sekarang 5 ribu mungkin bisa ditambah lagi menjadi 10 ribu. Apalagi dari 19 kabupaten di provinsi Sumatra barat, hanya tinggal kabupaten kepulauan Mentawai yang berstatus daerah 3T,” terangnya. 

Bupati kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan acara rakor ini dihadiri staf khusus Kementrian Sosial dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). 

Banyak sekali persoalan Kementrian Sosial lanjut Yudas yang perlu dipersatukan dalam menangani masalah sosial di kepulauan Mentawai. Padahal banyak potensi tenaga sosial tersebar di kepulauan Mentawai diantaranya, tenaga Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako dan BPJS di 10 kecamatan.

“Nah kalau ini kita sinergikan, maka akan menjadi potensi yang luar biasa untuk menyelesaikan persoalan. Saya senang sekali dengan kehadiran bapak staf khusus Kementrian sosial, mudah-mudahan dapat menyelesaikan persoalan dalam memberikan pemahaman satu dengan yang lain terkait tenaga sosial ini,” terangnya.

Ia berharap dengan Rakor penanganan masalah sosial ini, kedepannya tidak ada lagi persoalan sosial terhadap semua unsur. Tentunya dengan cara bersinergi dalam menangani masalah sosial  di kabupaten kepulauan Mentawai. (ev)

Lebih baru Lebih lama