Menurut Soimah, penjual es sekitar jalan Dinas PU, mengatakan kepada Figurnews.com "hampir setiap hujan terjadi genangan air yang menutupi ruas badan jalan dan selalu ada korban yang jatuh karena tidak terlihat pandangan pengendara".
Ia menjelaskan, seharusnya secepatnya di perbaiki jalan depan kantor PU Pasbar, saya sangat menyesali kondisi jalan ini, setiap hujan datang selalu air tergenang.
"Pada tahun 2019 Lalu ada pengendara jatuh menghindari genangi air, sehingga mengalami cedera patah kaki". Jelas Soimah
Seorang tokoh masyarakat Inisial Yanuardi yang berada di lokasi mengungkapkan kekesalannya "kondisi didepan kantor DPU aja begitu parah, apalagi tempat yang lebih jauh dari kantornya,ini Khan miris". Tuturnya.
Berselang beberapa waktu pegawai Dinas PUPR Pasbar langsung ke lokasi ,membuat selokan Aur tergenang ke arah drainase pinggir jalan tersebut. Air mulai surut.
Diikuti memasang Road Bariers oleh Manuel Sembiring Kabid Keselamatan Tranportasi Darat Dishub Pasbar. Ia menuturkan " pemasangan Road Barier ini menandakan agar pengendara hati- hati karena ada lobang di jalan ini. Sedikit kepedulian kita dapat menyelamatkan orang lain".pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Pasbar, Henny Ferniza saat di hubungi lewat telepon mengatakan, jalan yang berlubang nanti akan di tambal, namun untuk air tergenang harus di buatkan saluran air.
Henny menambahkan, sebelumnya sudah kami anggarkan agar di buatkan saluran air, sementara yang punya tanah ingin minta ganti rugi terlebih dahulu, oleh sebab itu tidak jadi kami buatkan saluran air, Anggaran di kembalikan lagi silfa.
(Dodi Ifanda)
Tags:
Kab. Pasaman Barat
