"Selain BLT tidak tepat sasaran, pengelolaan dana desa juga tidak transaran. Kami minta Kades mundur, karena kami anggap gagal menjalankan amanah masyarakat desa Sumber Agung," sebut warga.
Kehadiran Bupati Merangin, Al Haris mampu menenangkan warga yang sudah melakukan aksi sejak pagi. Bupati meminta waktu dua minggu untuk mengumpulkan data terkait dugaan warga terhadap Kades Sumber Agung.
"Pemberhentian Kades ada mekanismenanya, kalau Kades bersalah saya yang akan memberhentikannya," kata Bupati.
"Saya membentuk tim menyelidiki kades ini salahnya apa, kalau bersalah saya akan berhentikan Kades. Beri saya waktu untuk menyelidiki," tambah Al Haris lagi pada warga.
Terkait aksi warga, Al Haris mengatakan protes warga karena merasa tidak puas terhadap kinerja Kades. Dirinya juga berharap agar Kades di Merangin selalu trasparan dan melibatkan masyarakat terkait penggunaan dana desa.
"Saya akan lihat kalau faktanya benar saya berhentikan. Saya ingin kades terbuka dengan masyarakat, setiap program yang dibuat terbuka dengan masyarakat. Ajak warga jika program yang akan dikerjakan," sebut Al Haris.
Setelah mendengar penjelasan Bupati, massa yang memadati depan kantor desa mulai meninggalkan lokasi.
Reporter : Ahmad Yani
Editor : Ady Lubis
Tags:
Provinsi Jambi
