Lubuk Alung,Figurnews.Com-Menghadap Kiblat merupakan salah satu Rukun Sholat. Bagi orang-orang yang tinggal di daerah Kota Mekah persoalan menghadap Kiblat tentulah tidak sulit, karena mereka bisa menyaksikan secara lagsung posisi Ka’bah. Namun bagi umat Islam yang tinggal jauh dari Kota Mekah serta tidak mampu melihat ke arah Ka’bah secara langsung maka perlu melakukan ijtihad menentukan arah Kiblat.Ilmu Falak merupakan salah satu tema yang banyak mengkaji tentang arah Kiblat, mulai dari cara pengukuran, proses pengukuran dan alat yang digunakan. Berkaitan dengan hal tersebut ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini.
Pertama, tentang alat apa yang digunakan untuk mengukur arah Kiblat masjid di wilayah Nagari Toboh Gadang Selatan, Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman.
Kedua, tentang proses pengukuran dan penetapan arah Kiblat pembangunan Mushola di wilayah Nagari Toboh Gadang Selatan Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman.
Dan ketiga, tentang akurasi arah Kiblat masjid di wilayah Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman menurut metode Mizwala Qibla Finder (MQF). Penelitian ini berlokasi di sejumlah masjid di wilayah Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk Analisis Deskriptif. Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi.
Selanjutnya proses analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa;
(1) terdapat beberapa alat pengukur arah kiblat yang digunakan di beberapa masjid dan Mushola di wilayah Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman, memakai kompas, bhencèt/tongkat istiwa’, meteran dan benang.
(2) proses pengukuran arah kiblat masjid dan Mushola di wilayah Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman di lakukan dengan cara melibatkan beberapa elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, aparat pemerintahan nagari dan masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Selanjutnya pengukuran dilakukan secara sederhana dengan menggunakan alat yang sudah disediakan.
(3) akurasi arah Kiblat masjid di wilayah Kecamatan Sintoga Kabupaten Padang Pariaman dengan menggunakan metode/alat Mizwala Qibla Finder (MQF) hanya 35% masjid dari jumlah sampel yang arahnya akurat.Fella
