Foto: Pengunjung saat melalui area tempat Isolasi Khusus Pasien Positif Covid-19 di Homestay Mapaddegat. Senin, (08/02/2021).
MENTAWAI. FN- Homestay Mapaddegat sebagai salah satu pusat kawasan wisata 3M1K, Kini mulai banyak dikunjungi orang dari berbagai wilayah di kepulauan Sipora, Mentawai.
Mapaddegat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara sebagai salah satu Kawasan wisata 1M1K yakni, Madobag, Muntei, Mapaddegat dan Katiet menjadikan Homestay saat ini jadi pusat perhatian pengunjung setelah beberapa sarana dan prasaran dibenahi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai.
Namun sayangnya, dibalik pembenahan tersebut terselip ruang Isolasi khusus pasien positif Covid-19 di antara bangunan Homestay. Akhirnya, pertemuan Pengunjung Wisata dan Pasien Positif Covid-19 menjadi hal yang mesti perlu dikwatirkan. Pasalnya, beberapa pengunjung masih melalui jalan di area Isolasi khusus tersebut.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar bahwa saat ini ruang gerak Pasien Positif Covid-19 terbatas. Artinya, Pasien hanya berada di sekitar area Isolasi.
"Melalui rapat kita sudah bahas bahwa area isolasi sudah ditentukan, jadi tidak semua area di Homestay itu," ungkap Lahmuddin Siregar kepada Wartawan. Senin, (08/02/2021).
Ia menambahkan memang sebelumnya Pasien Covid-19 melaksanakan berbagai kegiatan selama perawatan seperti senam pagi di sekitar Homestay. Namun saat ini hal itu tidak dilakukan lagi. "Aktifitas Pasien Covid-19 tidak sampai ke warung-warung diarea Homestay itu," terangnya.
Lahmuddin menyampaikan agar pengunjung wisata agar lebih berhati-hati di Homestay tersebut. Tentunya tetap mematahui protokol kesehatan. "Mereka boleh masuk, asalkan jangan masuk ke area bangunan isolasi itu saja," imbuhnya.
Melalui informasi Gugus Tugas Covid-19 Mentawai pada Minggu, 07 Februari 2021, terdapat dua orang Pasien Positif Covid-19 saat ini tengah menjalani isolasi di Homestay Mapaddegat atau tempat khusus disediakan Pemerintah daerah.
Kedua pasien itu adalah dua dari 66 Pasien Positif Covid-19 saat ini, 66 Pasien itu tersebar di tempat solasi fasilitas kesehatan Mentawai 26 orang, Isolasi RSUD Mentawai 4 orang, Isolasi puskesmas sikakap 2 orang.
Selanjutnya, Isolasi puskesmas sioban 5 orang, Isolasi puskesmas bosua 10 orang, Isolasi puskesmas saumanganayak 2 orang, Isolasi puskesmas muara sikabaluan 1 orang, Isolasi puskesmas peipei 1 orang dan RS pratama Siberut 1 orang serta isolasi Mandiri di Padang sebanyak 14 orang. (ev)
