PASBAR, Figurnews.com,- Bupati Kabupaten Pasaman Barat menilai sekolah keagamaan dapat menggali kemampuan siswa dalam menghafal dan menggali ilmu agama.
"Sekolah yayasan yang berbasis keagamaan terus berupaya mencerdaskan generasi penerus bangsa," sebut Bupati Pasaman Barat, Yulianto usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMPTQ An-Naajiya Sariak, Senin (15/2/2021).
Menurutnya sekolah keagamaan dapat menggali kemampuan anak atau siswa dalam menghafal dan menggali ilmu agama. Baginya, sekolah yayasan adalah sekolah yang sangat bagus.
"Sekolah didirikan oleh yayasan yang berbasis agama islam, selalu dilengkapi dengan dakwah, tahfizh dan ilmu sosial," katanya.
'Terima kasih kepada donatur dan yayasan, yang telah peduli terhadap generasi penerus kita dalam mencerdaskan anak bangsa," sambung Yulianto.
Ia juga meminta kepada sekolah yayasan keagamaan agar terus saling bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah, agar tercapainya pendidikan yang handal.
"Kepada ketua yayasan kita berharap, agar terus bekerjasama dalam mencapai pendidikan yang handal dan berilmu agama islam," pintanya.
Sementara itu perwakilan DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ustad Irsyad Syafar mengucapkan rasa terima kasih nya kepada pemerintah setempat yang telah menfasilitasi dan berkontribusi terhadap pembangunan yayasan tersebut.
Irsyad menegaskan bahwa sekolah tersebut merupakan aset dan langkah mencerdaskan anak bangsa dalam wujud cinta kepada tanah air yang melahirkan Tahfiz Qur'an nantinya di bumi mekar tuah basamo itu.
"Semoga sekolah ini nantinya bisa bermanfaat bagi anak-anak kita, dalam mengenal ilmu agama," harapnya.
Ditempat yang sama Ketua Yayasan SMPTQ An-Naajiya, Desman mengatakan semua pembangunan sekolah dengan luas dua hektare bersumber dari donatur.
"Proyek pembangunan ini disalurkan melalui Komite Asia Tenggara di Jam'iyyah Ihya Turosit Islamy-Kuwait," katanya.
"Sedangkan pembangunan sekolah ini dilaksanakan oleh Lajnah Khairiyah Musytarakah - Indonesia dan sudah berbadan hukum di Kesbangpol," sambungnya.
Ia menjelaskan dalam proses pembelajaran di sekolah tersebut nantinya akan lebih mengutamakan dan mendalami devisi dakwah dan rumah tahfiz. (Dodi ifanda)
