Tanah Datar, Figurnews.com,- Wartawan adalah penyambung lidah masyarakat. Dia diharuskan mencari data dan fakta ke lapangan tanpa adanya jam dinas, masa kerjanya nyaris 24 jam.
Tingginya resiko kerja yang dihadapi wartawan dilapangan seperti kecelakaan kerja membutuhkan kepastian keselamatan dan jaminan sosial dari pemerintah.
Untuk itu PWI Tanah Datar mencoba menggaet BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat memberikan jaminan keselamatan kerja.
"Tugas wartawan sangat berat. PWI punya kewajiban untuk melindungi anggotanya dari segala macam musibah. Dengan adanya jaminan dari BPJS ini akan membantu pihak keluarga peserta dengan adanya santunan yang diberikan," kata ketua PWI Tanah Datar Mustafa Akmal saat Sosialisasi dengan BPJS Ketenagakerjaan di gedung TP PKK Batusangkar Kamis, (11/02/2021).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Batusangkar M. Afdal menyambut baik dengan masuknya wartawan Tanah Datar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami berharap rekan-rekan wartawan dari PWI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya ikut BPJS Ketenagakerjaan ini," ucap Afdal.
Dia mengatakan, saat ini masyarakat Tanah Datar baru 15.000 orang yang ikut BPJS Ketenagakerjaan atau sekita 8,9 persen. Di BPJS selain jaminan kecelakaan juga ada program Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi karyawan yang kena PHK.
"Keuntungan mengikuti program kecelakaan kerja ini, semua pengobatannya ditanggung BPJS. Berapapun biayanya termasuk pengganti gaji tiap bulan selama tidak bekerja," ucap Afdal.
Dalam tahun 2020 kemaren katanya, BPJS Ketenagakerjaan sudah membayarkan klaim asuransi sebesar Rp 19,2 Milyar kepada 1.200 orang peserta, diantaranya dua orang dari wartawan.
Staf Ahli Bupati Tanah Datar bidang Ekonomi dan Pembangunan Nusyirwan, mengapresiasi kerjasama yang dilakukan oleh PWI Tanah Datar dalam melindungi anggotanya.
"Langkah PWI dengan BPJS ini sesuai dengan program pemerintah daerah. Dari 168.000 pekerja baru 8,9 persen pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Untuk itu Nusyirwan berharap kepada para wartawan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya jaminan keselamatan kerja ini. (HDR)
