![]() |
| Suasana Sholat Jum'at Berjamah di Masjid SMPIT Citra Umaat. |
Maluku Utara (Tidore) FN,- Untuk menyiapkan kader ulama kedepan, siswa SMPIT Citra Ummat Kota Tidore Kepulauan (Tikep) diberi kepercayaan menjadi Imam dan Khatib pada Shalat Jum’at yang dilakukan secara berjamaah di sekolahnya.
Suatu pemandangan yang jarang ditemui disekolah setingkatnya, hal itu merupakan cara menyiapkan kader siap tampil di lingkungan masyarakat.
Abubakar Umar, S.PdI, selaku Pembina Osis dan juga sebagai guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam SMPIT Citra Ummat menyampaikan bahwa, melatih siswa menjadi imam dan khatib merupakan program yang telah dicanangkan oleh osis SMPIT Citra Ummat Tikep.
“Yang bertugas pada shalat Jum’at (Khatib, Imam, Modim dan Muazin) adalah siswa kelas IX (Sembilan),” kata Abubakar saat di temui diruang kerjanya Jumat (05/02/2021).
Abubakar bilang, Program ini sebagai sebuah langkah awal melatih siswa dalam menumbuhkembangkan bakat dan potensi yang dimiliki di bidang agama islam.
“Alhamdulillah berkat kerjasama para guru serta dukungan dari kepala sekolah sehingga program perdana ini dapat terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Diwaktu bersamaan Kepala Sekolah SMPIT Citra Ummat Ade Suryani A. Syafi'i, S.Pd.Si saat dikonfirmadi mengatakan, sebetulnya banyak program Internal SMPIT CITRA UMMAT yang tertunda karena kondisi Covid 19 sehingga berdampak pada kualitas belajar siswa menjadi menurun karena terkendala pada proses belajar mengajar. Untuk itu, Sekolah dengan segala keterbatasan dituntut agat terus berkreasi membuat formulasi baru untuk mendukung motivasi belajar siswa baik secara akademik maupun non akademik.
“Salah metode yang kami lakukan adalah penyiapan bekal siswa tentang ilmu-ilmu keagamaan salah satunya yakni melibatkan mereka dalam praktik pelaksanaan shalat jum’at secara berjamaan di sekolah,”. Tuturnya.
Shalat Jum’at yang diikuti puluhan siswa dan guru tersebut berlangsung khidmat. Siswa yang ditugaskan pada Shalat Jum’at berjamah yakni Muazzin (Muhajir tavajio), Imam (M Fahri I. Dwila), Modim (M Zufar Pratama) dan Khatib Fadhlurrafi. (Ram)
