Kab. Tanah Datar, Figurnews.com
Danau Singkarak yang terbentang luas dan secara administratif masuk dalam dua wilayah kabupaten di Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Danau ini menjadi yang terluas kedua di dataran Sumatera setelah Danau Toba, dengan kedalaman 268 meter dan berada di ketinggian 363,5 meter di atas permukaan laut.
Danau ini termasuk dalam jenis danau tektonik karena diperkirakan terbentuk karena pergeseran lempeng bumi. Danau luas dengan latar Bukit Barisan yang hijau di seberangnya
Sebagai danau kebanggaan Masyarakat Tanah Datar, danau ini menjadi wisata andalan.
Helatan seperti Tour de Singkarak, sebuah event balap sepeda tingkat internasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun mulai dari tahun 2009, didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Tahun ini Danau Singkarak diusulkan oleh Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Pariwisata, mendapatkan sertifikat UNESCO Global Geopark (UGG).
Pengusulan ini disampaikan pada diskusi persiapan potensi Geopark Sumatera Barat, bersama Dinas Pariwisata Provinsi, Kamis (04/03).
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Tanahdatar Efrison mengungkapkan, diskusi tersebut dalam rangka persiapan dan pengusulan GEOPARK RANAH MINANG (GRM), agar mendapatkan sertifikasi UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGG).
Saat ini, sudah ada 3 Geopark Nasional di Sumatera Barat, diantaranya Bukittinggi/Agam dengan Ngarai Sianok, Sijunjung dengan Silokek dan terakhir Sawahlunto dengan Batu Runcing.
"Kabupaten Tanah Datar dan empat Kabupaten lainya di Sumbar, sudah melaksanakan pengusulan, untuk menjadi Geopark Nasional", katanya.
Geopark Singkarak ini menurut Kabid memiliki potensi dan keunikan yang jarang dipunyai Geopark lain.
“Sejarah terbentuknya dipatahan Sumatera, memiliki keindahan alam yang mempesona, memiliki kearifan lokal yang spesifik, itulah sebabnya, Singkarak dipilih menjadi Geopark di Tanahdatar,” kata Efrizon.
Dengan adanya pengakuan UNESCO/DUNIA tentang keindahan dan potensi Danau Singkarak dan Tanah Datar ini kata Efrizon, mampu menggaet wisatawan dari Manca Negara maupun Daerah untuk datang ke Tanah Datar.
Sehingga, nantinya masyarakat Tanah Datar mendapatkan manfaat ekonomi yang maksimal, dari Geopark ini. (HDR)
