BANYUASIN, Figurnews.com - Warga Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir , Kabupaten Banyuasin , mengeluhkan adanya bocornya kolam penampungan limbah milik PT.Odira yang mengalir kesungai Masyarakat.
Akibatnya dampak bocornya kolam penampungan limbah milik PT Odira menyebabkan ikan mati dan bau tak sedap sehingga banyak aliran sungai, sumur tercemar dan tak bisa dimaanfatkan oleh masyarakat setempat.
" Ya, kami telah turun ke lokasi, dan mengecek langsung dampak limbah tersebut,” kata AB dan YF, selaku tokoh masyarakat desa Keluang pada awak media , Jumat 20 Agustus 2021.
Lebih Lanjut mereka , masyarakat sangat mengeluh karena kolam limbah langsung mengalir ke sungai masyarakat, sebelumnya terlihat banyak ikan yang mati.
" Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pemerintah sebaiknya memberikan sanksi tegas terhadap pihak perusahaan," ungkapnya.
Kemudian , Ia juga menyampaikan bahwa, Sejumlah warga yang berada di lingkungan perusahaan sepakat meminta instansi terkait mengecek dan mengambil tindakan tegas terhadap PT Odira. Bila perlu menghentikan operasionalnya jika tidak taat aturan.
“ Memang , kalau di biarkan dampak limbah ini sangat membahayakan bagi manusia dan lingkungan ,” pungkasnya.
Ditempat terpisah saat dikonfirmasi oleh awak media , pimpinan perusahan mengatakan, maaf tidak bisa ditemui, lagi sibuk," singkat satpam lewat pesan WhatsApp nya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin, Isro Maita saat di konfirmasi oleh awak media melalui WhatsApp milik pribadinya pada Minggu (22/08/2021) sekaitan limbah milik PT Odira Mengatakan, Kita akan segera menurunkan tim untuk mengecek lokasi dan Kita akan koordinasikan ke Migas pusat.
"Ini kewenangan Migas Pusat yaitu, Kementerian ESDM dan Kementerian LHK,”tutupnya.
Sementara itu dari pihak perusahaan PT Odira hingga berita ini di terbitkan belum memberikan jawabannya. (Tim)
Editor posting : Darmanto
