![]() |
| Tim Karate INKAI Kota Tidore Kepulauan |
Maluku
Utara (Tidore) FN,- Atlet Karate-do Kota Tidore Kepulauan
(Tikep) yang tergabung dalam Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) berhasil
menuai hasil yang memuaskan setelah membawa pulang 9 medali pada
kejuaraan Karate Kajati Sulut Cup II Tahun 2020 di Tomohan yang dihelat
mulai 21-23 Februari 2020 kemarin.
Sekretaris umum INKAI Tikep Abd.
Malik Salasa kepada media ini menjelaskan, 9 medali yang diraih tersebut diantaranya
1 medali emas dari nomor komite putri pemula kelas -35 Kg (Fahranisa Andriani),
3 medali perak dari nomor senior komite putra masing-masing di kelas -69 Kg
(Ridwan M. Tahir) dan kelas -84 Kg (Syahputra) serta nomor komite senior beregu
putra. Sedangkan 5 medali perunggu yaitu 1 dari
nomor komite usia dini perorangan
putri kelas +25 Kg (Rere), 1 dari nomor kadet perorangan putra kelas -63
Kg (Abdullah Garnadi), dan 3 nomor komite perorangan senior putra masing di
kelas -65 Kg (Abriyanto Oktavia), kelas +84 Kg (Hamzah Yahya) dan di kelas -84 Kg
(Rifai M. Jafar).
“Tim karateka Tikep ini dilatih
oleh senpai Nuril Farida Umatjina. Ini adalah persembahan kita untuk kota Tidore
Kepulauan,” tutur Malik melalui via whatsapp, Senin, (24/02/2020).
Dikatakan Malik, Iven ini diikuti
lebih dri 40 kontingen karate di
Provinsi Sulut, Sulteng, Sulsel, Gorontalo dan Maluku Utara dengan ratusan
atlit yang berpengalaman. “Alhamdulillah, tim atlet INKAI yang mengikuti
kejuaraan tersebut mampu memberikan kemampuan terbaiknya selama pertandingan
berlangsung,” kata Malik.
![]() |
| Foto bersama tim Karate INKAI Tikep saat mengikuti Kejuaraan Kajati Sulut CUP II di Tomohon |
Tak lupa, ucapan terima kasih disampaikan
kepada seluruh masyarakat kota Tikep yang telah mendukung dan mendoakan
anak-anak Kie Matubu untuk berjuang mengharumkan nama baik daerah. Begitu juga
dukungan penuh dari seluruh orang tua dan pengurus INKAI dari memfasilitasi
keberangkatan tim hingga selesai mengikuti kejuaraan tersebut.
“Rencananya tim karate INKAI Tidore
akan kembali ke tanah Kie Matubu dengan menggunakan kapal laut,” tutup Malik.
(Ram)

