Masa Covid-19, Beri Kenyaman Tersendiri bagi Pemuda Ini di Hutan Mentawai

Foto: Matheus saat mengambil foto jenis burung di hutan pulau Sipora.

MENTAWAI. FN- Masa tanggap darurat virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memberi kenyamanan sendiri bagi Matheus Sakaliou Pemuda asal Madobag, kecamatan Siberut selatan, kabupaten kepulauan Mentawai. 

Kegiatan Konservasi burung ini telah dilakoninya selama 6 bulan di desa Goisooinan, kecamatan Sipora selatan. 

Matheus Sakaliou merupakan salah satu anggota Organisasi Ailou Leleu Mantaoi yang tersebar di 3 hutan pulau besar Mentawai yakni, Pulau Siberut, Sipora dan Pagai utara serta selatan.

Konservasi burung ini ia lakukan sebagai bentuk upaya mempertahankan populasi jenis burung di Mentawai.

"Saya kehutan seharian untuk mengambil gambar jenis burung di Mentawai," ungkapnya kepada Wartawan. Minggu, (12/03/2020). 

Ia menambahkan selama 6 bulan di Goisooinan dia telah dapat mengumpulkan sebanyak 78 jenis dari 150 jenis perkiraan banyak jenis burung di Mentawai serta 33 jenis Capung.

Nantinya dokumentasi berupa foto burung itu dijadikan sebagai bahan pelajaran bagi anak-anak Mentawai dalam Social Study Free.

"Suara jenis burung beo dan murai sudah sulit saya dengar dihutan. Burung masih banyak di hutan wilayah desa Betumonga," terangnya. 

Matheus mengatakan, untuk alat sendiri yang dibawa berupa Kamera, Kompas, Tali, Parang dan Senter. Dalam satu hari dia dapat menelusuri hutan sejauh 12 kilometer. 

Menurutnya pekerjaan ini sekaligus hobi sebagai seorang penjelajah. Untungnya, karena sering menjelajahi hutan di pulau Sipora itu dia juga telah membuat jalan-jalan kecil.

"Biasanya kalau saya nyasar saya punya kompas dan jps. Tetapi ini jarang terjadi karena sebelum berangkat kita sudah melakukan pemetaan target penulusuran," paparnya. (ev)


Lebih baru Lebih lama