Fahrezi : "Intinya Bukan Bantuan, Tapi Pemutusan Penyebaran Covid-19"
Simpang Ampek, Figurnews.com
Bupati Kabupaten Pasaman Barat H. Yulianto melakukan monitoring sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada penerima bantuan pada Kamis, (28/5/2020) di Auditorium Bank Nagari Cabang Simpang Empat dan kantor camat Sungai Aur.
Bantuan Langsung Tunai tersebut berasal dari APBNagari Dana Desa dan Anggaran Dana Nagari (DD dan ADN) Tahun 2020. Dan dibagikan kepada masyarakat Per Kartu Keluarganya (KK) sebanyak Rp.600.000,- setiap bulan selama 3 bulan berturut-turut.
Bupati Yulianto menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak COVID-19 dan tergolong dalam kategori miskin dan kurang mampu.
"Kita semua memang terdampak COVID-19, tapi bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19 dan tergolong miskin serta kurang mampu, dan dalam pembagian bantuan kita harapkan dapat sesuai dengan protokol Covid-19" kata Yulianto.
Dikatakannya bahwa bantuan ini berasal dari APBNagari yang disalurkan melalui Bank Nagari yang ada di setiap kecamatan, dan juga melalui Pemerintah Nagari sebanyak Rp. 600.000,- selama 3 Tahap.
“Kita pastikan, semua yang di data akan mendapatkan bantuan, Penerima bantuan tidak sedikit, jadi diharapkan masyarakat untuk sabar dan tertib saat penyambilan bantuan ,” ungkapnya.
Ia mengatakan, semoga bantuan tersebut bermanfaat dan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Fahrezi, S.IP, M.A Wali Nagari Lingkuang Aua mengatakan, kita terus bersinergi bersama masyarakat untuk menaati imbauan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 sangat penting.
Menurut Fahrezi, tidak ada artinya pemberian bantuan dilakukan bila masyarakat tidak taat pada imbauan pemerintah.
“Karena kita ingin memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 ini. Jadi poinnya adalah bukan di bantuannya, tetapi di pemutusan penyebaran Covid-19 ini," tuturnya saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
Dia menyebut hal itu sebagai salah satu upaya dalam mengatasi dampak sosial akibat wabah Covid-19.
"Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat. Maka dari itu sinergitas dari seluruh elemen masyarakat juga sangat kami butuhkan agar kita semua dapat bersama-sama melewati pandemi ini dengan cepat. Kuncinya adalah disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujar dia.
"Bagi warga penerima bantuan supaya memakai masker, atur jarak ketika antri, manfaatkan uang BLT tersebut secara tepat". pesannya.
(Dodi Ifanda)
Simpang Ampek, Figurnews.com
Bupati Kabupaten Pasaman Barat H. Yulianto melakukan monitoring sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada penerima bantuan pada Kamis, (28/5/2020) di Auditorium Bank Nagari Cabang Simpang Empat dan kantor camat Sungai Aur.
Bantuan Langsung Tunai tersebut berasal dari APBNagari Dana Desa dan Anggaran Dana Nagari (DD dan ADN) Tahun 2020. Dan dibagikan kepada masyarakat Per Kartu Keluarganya (KK) sebanyak Rp.600.000,- setiap bulan selama 3 bulan berturut-turut.
Bupati Yulianto menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak COVID-19 dan tergolong dalam kategori miskin dan kurang mampu.
"Kita semua memang terdampak COVID-19, tapi bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19 dan tergolong miskin serta kurang mampu, dan dalam pembagian bantuan kita harapkan dapat sesuai dengan protokol Covid-19" kata Yulianto.
Dikatakannya bahwa bantuan ini berasal dari APBNagari yang disalurkan melalui Bank Nagari yang ada di setiap kecamatan, dan juga melalui Pemerintah Nagari sebanyak Rp. 600.000,- selama 3 Tahap.
“Kita pastikan, semua yang di data akan mendapatkan bantuan, Penerima bantuan tidak sedikit, jadi diharapkan masyarakat untuk sabar dan tertib saat penyambilan bantuan ,” ungkapnya.
Ia mengatakan, semoga bantuan tersebut bermanfaat dan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Fahrezi, S.IP, M.A Wali Nagari Lingkuang Aua mengatakan, kita terus bersinergi bersama masyarakat untuk menaati imbauan pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 sangat penting.
Menurut Fahrezi, tidak ada artinya pemberian bantuan dilakukan bila masyarakat tidak taat pada imbauan pemerintah.
“Karena kita ingin memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 ini. Jadi poinnya adalah bukan di bantuannya, tetapi di pemutusan penyebaran Covid-19 ini," tuturnya saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
Dia menyebut hal itu sebagai salah satu upaya dalam mengatasi dampak sosial akibat wabah Covid-19.
"Pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat. Maka dari itu sinergitas dari seluruh elemen masyarakat juga sangat kami butuhkan agar kita semua dapat bersama-sama melewati pandemi ini dengan cepat. Kuncinya adalah disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujar dia.
"Bagi warga penerima bantuan supaya memakai masker, atur jarak ketika antri, manfaatkan uang BLT tersebut secara tepat". pesannya.
(Dodi Ifanda)
Tags:
Kab. Pasaman Barat
