Foto: Pemasangan alat pendeteksi gempa. Selasa, (08/06/2021).
MENTAWAI. FN- Sesui koordinasi tim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera barat bersama Anggota Koramil 01 Sikabaluan bahwa alat pendeteksi telah hanyut.
Diperkirakan hanyut ke arah bibir pantai labuan bajau, desa sigapokna, kecamatan Siberut barat.
Maka melalui informasi itu, Anggota Koramil 01 Sikabaluan menuju lokasi hanyutnya alat pendeteksi gempa dan tsunami tersebut. Selasa, (08/06/2021)
"Dugaan alat pendeteksi gempa dan tsunami atau dikenal dengan mooring buoy hanyut, berjarak sekira tiga mil dari pantai labuan bajau," ungkap Serda Agus Prasetyo.
Ia menambahkan alat itu terdeteksi oleh Tim BMKG di area tersebut. “BMKG berkoordinasi dengan Dandim 0319 Mentawai dan dilanjutkan ke Koramil 01 Sikabaluan agar melakukan penjemputan alat tersebut," tambahnya.
Pihaknya akan melakukan pengecekan dan penjemputan komponen penting didalam alat itu.
Serda Agus Prasetyo mengatakan saat penjemputan alat, tim Koramil 01 Sikabaluan didampingi tim Kecamatan Siberut Barat dan unsur Desa Sigapokna. (ev)
