Cegah DBD, Bupati Surati Desa di Sipora Utara

Foto: Poster 3M Plus. Sumber Google

MENTAWAI. FN- Dengan terdapatnya warga Sipora Jaya terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Bupati Mentawai menghimbau Warga di Sipora Utara untuk melaksanakan Gotoroyong bersama. 

Surat tersebut diinstruksikan kepada Camat dan lima Kepala Desa yakni, Kepala Desa Tuapejat, Sidomakmur, Sipora Jaya, Bukit Pamewa dan Kepala Desa Goisooinan di Kecamatan Sipora Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar bahwa kegiatan goro bersama akan dilaksanakan selama 3 hari. 

Goro dilaksanakan pada besok Jumat, 21 hingga 23 Januari 2022.

"Memang ada 4 temuan kasus DBD di desa sipora jaya, dan telah dirawat dirumah sakit, serta sudah ada yang dirawat di rumah," sebut Lahmuddin Siregar. Kamis, (20/01/2022). 

Sebelum itu pihaknya, telah berkordinasi dengan desa setempat untuk melaksanakan Gerakan 3M Plus yaitu, menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas. 

"Ini adalah cara kita untuk memutus mata rantainya, kita mesti konsisten untuk itu, sehingga tempat nyamuk tidak ada lagi," tambahnya. 

Gerakan 3M Plus dilakukan secara serentak. Apabila terdapat warga terkena DBD hingga dirawat. Maka yang lain dapat membantu membersihkan lingkungan. 

Hal itu dilakukan supaya tidak ada lagi tempat perindukan nyamuk. "Namun bila terdapat banyak nyamuk besar, maka akan dilakukan fogging," terang Lahmuddin. 

Ia menjelaskan langkah untuk mencegah DBD dengan fogging merupakan langkah terakhir. 

Apabila fooging terus dilakukan akan membuat keterbiasan terhadap nyamuk. Tentunya cara itu membuat nyamuk menjadi kebal. 

Maka dari itu Kepala Dinas Kesehatan Mentawai menghimbau agar Masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat. Salah satunya dengan kebersihan lingkungan. (ev)

Lebih baru Lebih lama